Tampilkan postingan dengan label Kasus Spam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasus Spam. Tampilkan semua postingan
0

Contoh Kasus Spamming : Spam ‘Acai Berry’ Serang Twitter

3 Mei 2014
Spam ‘Acai Berry’ Serang Twitter

Sebuah serangan baru ke Twitter yang mengiklankan ‘acai berry’ telah membajak ribuan akun Twitter dan merubah mereka menjadi spammer.
CALIFORNIA – Sebuah serangan baru ke Twitter yang mengiklankan ‘acai berry’ telah membajak ribuan akun Twitter dan merubah mereka menjadi spammer.
Serangan tersebut menyebar dengan cepat dalam hitungan menit, lebih dari 10.000 tweet yang berhubungan dengan serangan tersebut telah muncul di layanan tersebut. Tweet ini tersambung ke domain yang berisi ‘acainews’. Demikian dikutip dari Mashable, Selasa (14/12/2010).
Belum jelas bagaimana serangan ini berjalan. Akan tetapi dengan meng-klik link ‘acainews’ bisa menjangkiti akun Twitter anda. Serangan ini penyebarannya adalah yang tercepat dalam sejarah keamanan Twitter dan worm.
Jika akun pengguna sudah terjangkiti, secepatnya untuk mengubah kata sandi Twitter dan cek apabila akun ada terhubung dengan akun pengembang pihak ketiga yang tidak diketahui.
Menurut Damon Cortesi, pembuat TweetStats/TweepSearch/RowFeeder, nampaknya spam tersebut hadir dari compromised account (penggunaan akun orang lain oleh seseorang, tanpa melibatkan system-level atau root-level dari system administrator), bukan dari kode mencurigakan yang bersumber dari link ‘acainews’.

Nama Acai Berry sendiri adalah jenis buah yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, memiliki nama latin dengan sebutan Euterpe Oleracea.

(http://techno.okezone.com/read/2010/12/13/55/403008/spam-acai-berry-serang-twitter/large)
0

Contoh Kasus Spamming : Pria 23 Tahun Jadi Raja Spam Dunia

26 April 2014
Pria 23 Tahun Jadi Raja Spam Dunia

Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) mulai memburu Oleg Nikolaenko, pemuda asal Rusia berusia 23 tahun yang diduga menjadi ‘dalang’ serangan ‘Mega-D’ Botnet pada tahun 2009 lalu.
MOSKOW – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) mulai memburu Oleg Nikolaenko, pemuda asal Rusia berusia 23 tahun yang diduga menjadi ‘dalang’ serangan ‘Mega-D’ Botnet pada tahun 2009 lalu.
Serangan Mega-D botnet diketahui menginfeksi sekira 500.000 komputer. Program jahat tersebut memungkinkan sebuah komputer yang terinfeksi mengirimkan email sampah hingga miliaran email per hari.
FBI yakin bahwa Nikolaenko-lah yang bertanggung jawab atas pengiriman miliaran email yang menjajakan Rolex palsu, obat palsu, dan obat herbal ilegal.
Penangkapan Nikolaenko ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang sama. Sebelumnya kepolisian telah meringkus ‘kawan’ Nikolaenko yakni Jody Smith dan Lance Atkinson. FBI melihat bahwa keduanya kerap berhubungan Nikolaenko yang menggunakan nama online ‘Docent’. Smith dan Atkison sendiri telah terbukti bersalah dan dihukum satu tahun penjara.
FBI menemukan bukti aliran dana sekira USD459 ribu ke Nikolaenko dari Atkison selama enam bulan.
“Dalam sebuah operasi yang mereka sebut ‘Affking’ mereka berhasil meraup sejumlah uang lewat penipuan yang menggunakan email-email yang mereka kirimkan lewat serangan Mega-D,” kata seorang pejabat FBI seperti dilansir The Smoking Gun, Jumat (3/11/2010)
(http://techno.okezone.com/read/2010/12/03/55/399910/pria-23-tahun-jadi-raja-spam-dunia)